Jumat, 08 Maret 2019

Perjuangan Saya Ingin Kuliah

Assalamu alaikum wr.wb
kembali lagi diblog aku Yuliana Lona, sebelumnya saya skefo yah guys beberapa bulan terakhir ini saya tidak pernah buat blog, why? Karena saya sangat sibuk dengan mata kuliah saya jadi lupa deh buat blog, semoga kalian kangen yah sama blog aku hehe GR banget yah. Aku juga mau bilang terimah kasih buat kalian yang sudah mampir di blog aku dan ninggalin komentar kalian, makasih yah. Kali ini saya akan berbagi pengalaman saat saya ingin melanjutkan pendidikan saya ke jenjang kuliah tapi tidak ada dukungan dari orang tua  saya atau keluarga saya yang lain. pasti penasarankan bagaimana saya menyikapi masalah ini, terus baca hingga akhir dan semoga kalian bisa termotivasi dan terinspirasi untuk terus melanjutkan pendidikan kalian Amin.
setiap wanita masing-masing punya kisah hidup yang hebat dan unik. Banyak inspirasi yang bisa didapat dari cerita seorang wanita. Saya akan bercerita sebagian kisah hidup saya sebagai seorang wanita, entah itu kisah yang hebat atau unik, kalian bisa berpendapat di kolom komentar nanti.
Saya adalah seorang wanita sederhana terlahir dari keluarga yang sederhana. Saya salah satu golongan pemboros hal itu memang tidak bisa saya pungkiri saya selalu ingin hal yang baru pergi ke tempat yang baru. Banyak orang yang selalu ingin menjadi sutradara hidup saya dan mereka selalu mengusik hidup saya, tapi saya tidak pernah ambil pusing saya hanya selalu beranggapan bahwa hidup saya lebih menarik dari hidupnya karena itulah mereka iri. Ya, saya tidak masalah dengan masalah seperti itu, Namun ada hal yang membuat diri saya hampir terusik.
Ceritanya begini saat saya mau pengumuman kelulusan banyak teman saya yang sudah sibuk mencari formulir pendaftaran mahasiswa baru karena pendaftaran di PTN maupun PTS sudah terbuka. Lain halnya dengan saya yang hanya terdiam melihat mereka sibuk ingin melanjutkan pendidikannya, karena keluarga saya tidak mendukung saya untuk kuliah setiap kali saya bertanya dengan orang tua saya bahwa saya ingin kuliah mereka selalu bantah, saya sangat kecewa saya juga sering berdiam diri menangis dikamar.
katanya sih kuliah itu butuh banyak dana dan percuma aja kuliah ujung-ujungnya pasti didapur juga kata keluarga saya sebagian. Saya merasa sangat sedih, sebab mereka menganggap wanita itu tidak perlu berwawasan, berintelektual dan berpendidikan hingga bergelar sarjana. What's wrong with their mind?
Saat itu juga, saya ingin membuktikan bahwa omongan mereka salah. Wanita itu berhak berkarier, berpendidikan, berintelektual dan bergelar sarjana. Namun saya tidak putus asa, saya harus berusaha dan terus berdoa sebelum saya serahkan kepada yang maha kuasa.
Hari itu saya sedang beradaa di sekolah meskipun sudah tidak ada aktivitas pembelajaran lagi saya dan teman saya tetap pergi sekolah karena kami harus melakukan persiapan untuk kegiatan saat pelulusan nantinya. Saat itu saya sedang sibuk ngobrol dan bercanda dengan teman-teman saya, tiba-tiba kami di panggil ke kantor, ternyata kami dipanggil untuk diberitahu bahwa pendaftaran untuk masuk di PTN melalui jalur SNMPTN sudah terbuka, saat itu hati  saya langsung berkata mungkin ini adalah salah satu cara atau petunjuk dari Allah agar saya bisa kuliah jikalau saya lulus Amin. Saya dan teman- teman langsung mendaftar dan melengkapi semua formulir dan persyaratannya melalaui situs online termasuk mengirim foto piagam penghargaan yang pernah diraih atau prestasi yang pernah diraih.
Setelah berapa hari saya melakukan pendaftaran,  saya mendapatkan informasi dari guru saya bahwa pengumuman kelulusan masuk PTN melalui jalur SNMPTN  akan segera keluar. Saya langsung  berdoa agar nama saya bisa muncul dan malam itu juga saya langsung Bernazar jika saya lulus saya akan puasa 1 hari. Keesokan harinya dering ponselku berbunyi ternyata chat dari guruku, dia mengirim sejenis pasword yang merupakan pasword untuk mengecek secara online hasil pengumuman kelulusan SNMPTN. Saya langsung cek diawali dengan kata basmalah diiringi dengan rasa deg-degan, dengan hati yang sangat gembira saya sangat bersyukur hasilnya sangat memuaskan saya lulus di PTN di Universitas Sembilan Belas November dengan jurusan favorit saya yaitu Pendidikan Bahasa Indonesia. Kabar gembira itu tidak langsung saya sampaikan kepada orang tua saya ataupun keluarga saya yang lain.
Meskipun saya sedang bahagia saya juga bersedih karena diantara 15 orang yaitu saya dan teman saya  yang  mendaftar SNMPTN ternyata hanya saya yang lulus. Tapi saya sangat bangga memiliki mereka karena mereka memberiku semangat untuk berjuang terutama 3 orang teman saya ( Putri Dewi, Fauziar Ijar Amin dan Vedris Gisya Abadi), merekalah orang yang selalu menyemangatiku dan memberiku motivasi, terimah kasih untuk kalian semoga kita bisa bertemu dan berkumpul bercanda seperti dulu.
Tiba saatnya orang tua saya mengetahui bahwa saya lulus SNMPTN, saat itu ibu saya ditelfon oleh salah satu guru saya yang mengatakan lewat telfonnya: Anak ibu lulus SNMPTN dari diantara 15 orang yang sudah mendaftar(teman saya). Itulah inti dari pembicaraan mereka, kata ibu saya mereka sempat ngobrol tapi saya tidak tahu apa yang mereka bicarakan, saya juga tidak tau bagaimana ekspresi ibu saya saat mengetahui hal itu, intinya saya sudah bersyukur ibu saya sudah mengetahuinya. Setelah mengetahui hal itu terlihat perubahan ibu saya ketika saya bertanya saya ingin kuliah, sudah tampak ada dukungan meskipun masih sangat minim, tapi saya harus meyakinkan ibu saya bahwa saya sangat ingin kuliah.
Tiba saatnya acara pengumuman akan segera  dimulai, pukul 09:00 para tamu undangan dan orang tua siswa/wakil  kelas XII juga sudah datang, acara sudah dimulai dengan banyak kegiatan seperti: seni tari, vocal grup, puisi dan lain-lain. Setelah semua ditampilkan, tiba saat yang paling menegangkan yaitu pengumuman kelulusan. Dengan penuh syukur alhamdulillah SMAN 15 BOMBANA angkatan tahun 2017 dinyatakan lulus 100%. Derai tangisan pun menjadi saksi atas kebahagiaan dihari itu bahkan ada teman laki-laki saya juga mengeluarkan air mata harunya. Lanjut pengumuman siswa yang mendapatkan juara 1,2,3 Umum, hal ini membuat saya biasa saja dan saya juga sudah menebak-nebak teman saya yang akan mendapatkan juara 1,2,3 umum tersebut. Tidak ada sedikit yang terlintas di hati saya bahwa saya menjadi diantara salah satu dari juara umum itu, Namun tidak ada hujan tidak ada pelangi  saat pengumuman juara 1 umum nama saya disebut( YULIANA) saya semakin terharu dan tidak menyangka, juara umum 2 umum diraih oleh teman dekat saya( PUTRI DEWI) dan juara umum 3 ( RISKI HARDIANTI). Setelah semua di umumkan kami langsung dipersilahkan naik diatas( panggung)  di dampingi dengan orang tua/orang tua wali untuk diberikan ucapan selamat. Saya sangat merasa bangga bisa meraih juara 1 umum dengan nilai rata-rata  (8,72) meskipun tidak mencapai rata-rata (9.00) tapi saya sudah sangat bersyukur.
Berkat hal yang sudah saya capai, saya sudah mendapatkan dukungan dari orang tua saya, beberapa hari setelah pengumuman tiba saatnya Registrasi Ulang. Saya sangat sibuk melengkapi semua persyaratan yang harus dipenuhi, bahkan beberapi hari saya pulang balik ke sekolah untuk melengkapinya dan malam hari saya juga pergi kerumah wali kelas saya untuk mengurus semua berkas yang harus saya lengkapi, semua itu tidak membuat saya lelah karena ini adalah masa depan saya. Setelah saya melengkapi semua persyaratannya saya  pergi di Universitas 19 November tepatnya di Kabupaten Kolaka, disana saya kos-kos an tidak jauh dari kampus, hari pertama dan kedua saya hanya di kos dan hari ketiga saya menyelesaikan pembayaran uang Pena sebesar Rp, 345.000.
Saat sore hari, saya sedang ngobrol dengan teman saya tiba-tiba ada panggilan masuk diponselku ternyata dari ibu saya, saya tidak tau kenapa orang tua saya langsung mengatakan saya harus pulang besok dan saya disuruh melanjutkan kuliah saya di STKIP MUHAMMADIYAH BULUKUMBA tepatnya di Kabupaten Bulukumba, setelah saya bertanya apa sebabnya ternyata orang tua saya tidak memperbolehkan saya untuk kos-kosan karena saya sering sakit hanya itu alasannya, meski hanya sepeleh tapi saya hanya mengikuti orang tua saya intinya saya kuliah bahkan sepupu saya sudah mengambilkan saya formulir, untung saja berkasku belum terkumpul hanya uang pena. Keesokan harinya pukul 09:00 saya pulang kerumah, saya sampai dirumah pukul 08:00 saya langsung tepar di kamar dan esok harinya saya mencuci pakaian dan mempersiapkan semua kebutuhan saya hingga malam hari karena besoknya saya akan berangkat ke Bulukumba.
Tiba saatnya saya berangkat ke Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan, rasa lelah dari Kolaka belum masih terasa tapi harus lanjut perjalanan lagi ke Bulukumba dan pertama kalinya saya pergi ke Bulukumba tanpa ditemani siapapun saya juga tidak tau rumah tante saya yang akan saya tinggali saya hanya mendapat petunjuk dari ponsel saya. Sebenarnya saya sangat takut apalagi diperjalanan harus menyebrangi lautan yang luas tapi ini semua untuk masa depan saya, saya pun pamitan dan berangkat.
Alhamdulillah saya sampai di tempat tujuan dengan selamat setelah menjalani perjalanan selama 2 hari 1 malam.
Itu adalah inti dari pengalaman saya ketika berjuang untuk melanjutkan pendidikan saya, masih banyak pengalaman saya namun saya tidak bisa menceritakan semuanya, intinya teman2 harus semangat terutama wanita kita harus menunjukkan kalau wanita berhak berwawasan, berintelektual, berpendidikan hinggah mencapai gelar sarjana. Kita tidak boleh menyerah tanpa sebuah perjuangan.
Ok guys semoga kalian bisa termotivasi untuk terus melanjutkan pendidikan kalian., buktikan bahwa wanita itu kuat dan layak. Salam perjuangan 
The Last, silahkan kalian tinggalkan komentar kalian mengenai blog ini yah, jangan lupa mampir di social media aku yang lain, terimah kasih.
Wassalamu Alaikum Wr. Wb

Kamis, 07 Maret 2019

Karena yang MATTARO ADA akan kalah sama yang MAPPETTU ADA



Karena yang mattaro ada akan kalah sama yang mappettu ada, aduh guys baca judulnya aja udah baper yah, hahaha jangki baper mblo, karna semua akan indah pada waktunya.

Mappettu Ada begitu masyarakat bugis menyebutnya. Tradisi yang dilakukan dalam prosesi lamaran adat bugis. Mappetu artinya memutuskan. Ada artinya perkataan. Sehingga secara harfiah prase kata ini jika digabungkan memiliki maknanya sendiri sebagai suatu prosesi pengambilan kesimpulan dari bahasan yang dilakukan dalam prosesi lamaran antara pihak laki-laki dengan pihak perempuan.


Sebagai wanita, kita pasti akan tersipu malu kalau ada pria yang bilang sayang dan cinta. Setiap wanita suka pujian, nggak diragukan lagi. Setiap wanita bahagia ketika dicintai dan disanjung, faktanya memang begitu. Tapi wanita juga selalu ingin kepastian dan kejelasan.
Mendapat balasan cinta dari orang yang kita suka memang sangat membahagiakan. Kita pun mulai berangan-angan untuk bisa menghabiskan sisa waktu kita bersamanya. Kita ingin selalu berada di dekatnya, selalu ada di sampingnya.
Tapi cinta juga butuh bukti dan tanggung jawab. Percuma dong kalau dia selalu bilang sayang tapi tak pernah punya keberanian untuk memilikimu seutuhnya. Bakal bikin hati ini sakit kan kalau sudah menjalin hubungan lama tapi ia tak kunjung melamar. Awalnya sih bisa sabar, berpikiran positif, tapi lama-lama bakal bikin capek juga, kan?
Pria yang Berani  Mappettu Ada Membuktikan Kesungguhan Cintanya
Butuh keberanian lebih bagi pria untuk meminang wanita yang dicintainya. Saat pria sudah berani meminang, itu tandanya ia benar-benar mencintai kekasih hatinya dengan sungguh-sungguh. Keberanian inilah yang bisa membuat hati wanita meleleh. Wanita akan merasa dihargai karena seseorang berani memperjuangkan dirinya.
Pria yang Berani Mappettu Ada  Sudah Tahu Tanggung Jawabnya
Cinta tanpa tanggung jawab? Ah, pasti tak akan bertahan lama. Pria yang berani meminang merupakan ia yang sudah tahu tanggung jawabnya. Ia sadar betul keputusannya untuk meminang bukanlah keputusan yang main-main. Ada tanggung jawab besar di baliknya dan ia siap untuk itu.
Pria yang Berani Mappettu Ada Tak Main-Main dengan Cintanya
Kamu sudah sering mengalami jatuh bangun cinta dengan pria yang salah? Kamu pernah punya pengalaman buruk dipermainkan oleh pria yang tak bertanggung jawab? Ngakunya bilang sayang? Bilangnya cinta? Tapi kok masih suka ingkar janji? Hm, pria seperti itu pasti hanya main-main dengan cintanya.
Pria yang berani meminang, di mata wanita, adalah pria yang paling pemberani. Ketika seorang pria sudah sungguh-sungguh mengutarakan niatnya untuk meminangmu, kamu tak bisa lagi bermain-main dengan cintanya.
Jadi, bagaimana menurutta guys setujuki kalau yang mattaro ada akan kalah sama yang mappettu ada?
tinggalkan komentar di bawah yah!!!
Fb : LoNa
Wa : 082293551539
ig : Lyanha_Lona
Twitter : YulianaLona

Fimale
Badik Institute